Mijon Chekov's Facebook profile

Minggu, 15 Maret 2009

Kreasi para perokok

malam itu selepas sang raja siang menggulung sinarnya . .

sesuain pilihan secangkir kopi khas aceh tersaji dihadapan harum, panas dan berwarna pekat, bersatu dalam eksotisnya rasa yang hanya masing-masing individu berhak memberikan penilaian racikannya. Selesai menikmati tidak bisa dipungkiri sedikit pribadi memuji cita rasa sang kopi yang meninggalkan sedikit ampas kopi.

dibalik semua itu tidak banyak yang tahu bahwa ampas kopi yang tersisa masih bisa dimanfaatkan bagi para penikmat kopi sebagai ajang kreasi “Nyete”, sebuah kebiasaan yang sangat familiar dikalangan penikmat kopi khususnya warung-warung kopi di Jawa timur, yaitu melumuri atau melukis rokok dengan ampas kopi yang istilah populernya disebut dengan “Nyete”.

di daerah malang terdapat warung kopi yang namanya "Nyatet Ngopi".setelah secangkir kopi disajikan, ampasnya kemudian dikeringkan dengan tissue. Lantas ditetesi sedikit susu, sehingga endapan kopi menjadi kental. Dan endapan kental inilah yang dipergunakan untuk nyété. Saya sempat mencoba menggambar di atas sebatang rokok, ternyata tidak bisa, hasilnya hancur, tapi itu menjadi sebuah kenikmatan dan sebuah kepuasan bagi saya .

“Lintingan-lintingan kecil yang menjanjikan kenikmatan rasa itu seketika berubah fungsi menjadi kanvas mini tempat menuang segala imajinasi”

Dipercaya aktivitas nyete mampu menjadi salah satu alternatif terapi bagi kondisi tertentu. Melatih kesabaran dan ketelitian misalnya. Untuk menghasilkan corak atau gambar yang baik dan sempurna tentunya dibutuhkan kesabaran dan ketelitian luar biasa tinggi. Dampak lain yang ditimbulkan oleh proses nyete lebih berkiblat pada cita rasa rokok. Rokok hasil cetean rasanya akan berbeda. Setidaknya ada percampuran aroma kopi yang berkolaborasi aroma tembakau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yho yho.. bekunjung ke bloog gua yho..
c'mon c'mon + jngn lpa isi coment nya..
whookeyyy!! hag hag hag